oleh

Sukran Jamilan Tanjung Mantan Bupati Tapteng Dituntut 3 Tahun Penjara

Metro26.com,Medan– Mantan Bupati Tapanuli Tengah Sukran Jamilan Tanjung dituntut 3 Tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dibacakan di Ruang Cakra VI Pengadilan Negeri Medan, Selasa (22/1/2019).

Sukran Jamilan Tanjung yang mengemban tugas kurun waktu selama 3 tahun menjadi Wakil Bupati Tapteng, 1 tahun 4 bulan sebagai Plt. Bupati Tapteng dan 6 bulan sebagai Bupati Defenitif pada Periode 2011-2016 diduga terbukti melakukan penipuan sebesar Rp. 450 Juta dalam janji proyek rehab Puskesmas di Kabupaten Tapanuli Tengah dengan anggaran 5 miliar.

Kejadian tersebut terungkap setelah Yoshua Maruduttua Habeahan melaporkan dugaan penipuan terhadap dirinya terkait tawaran proyek rehap Puskesmas yang tak kunjung ditepati hingga akhir jabatan Sukran Jamilan Tanjung menjadi Bupati Tapteng Usai.

Baca Juga:  Polres Tanjungpinang Undang IWO Bukber Sembari Bagi Santunan Ke Panti Asuhan

Seperti diketahui sebelumnya dalam keterangn Yoshua, Amirsyah Tanjung yang merupakan kerabat dekat Sukran menawarkan proyek rehab puskesmas yang ada di Kabupaten Tapteng senilai Rp5 miliar. Namun untuk mendapatkan proyek tersebut, Yoshua harus membayar uang administrasi sebesar Rp 450 juta terlebih dahulu.

Yoshua yang mendapat tawaran langsung mentransfer uang sejumlah Ro. 450 juta pada tanggal 27/1/2016 silam. Namun sejak 2016 hingga 2017 proyek tak kunjung ditepati.

Diketahui, selain Sukran dituntut 3 tahun penjara Amirsyah Tanjung juga di tuntut 3 tahun penjara. Keduanya dianggap terbukti bersalah melakukan tindak pidana sesuai yang diatur dan diancam pidana dalam dakwaan pertama yakni Pasal 378 Jo Pasal 55(1) ke 1 KUHP.(Ril)

Tentang Penulis: metro26.com

metro26.com
Media Online Masa Kini

News Feed