oleh

Luhut Panjaitan: Grab Akan Kembangkan Sektor Wisata di Danau Toba

Metro26, Jakarta -Aplikasi transportasi online Grab terlihat serius untuk ambil bagian dalam pengembangan sektor wisata di danau Toba, Sumatera Utara.

Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata secara khusus datang menemui Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Luhut Binsar Panjaitan membenarkan bahwa pertemuan dirinya dengan Ridzki berkaitan dengan keinginan Grab untuk mengembangkan sayap bisnisnya di danau toba. Ia menyambut baik kerja sama ini karena akan membantu promosi  sektor wisata di danau Toba.

“Ya tadi dengan Grab, kita membahas tentang paket 2 atau 3 hari. Sekalian memanfaatkan platformnya untuk mempromosikan 5 wisata unggulan,” kata Luhut di kantornya.

Sektor Wisata di danau Toba sangat strategis

Danau Toba akan menjadi tempat pertama. Jika berhasil, pemerintah akan mencoba menerapkannya ke 4 destinasi wisata prioritas lainnya, yaitu Candi Borobudur, Mandalika, Bunaken, dan Labuan Bajo.

Baca Juga:  Wow ! Mahasiswa UI Capai Puncak Tertinggi di Kutub Selatan

Luhut mengaku ide kerja sama ini bukanlah usulan pemerintah. Grab, ucapnya, yang datang terlebih dahulu menawarkan kerja sama dengan pemerintah.

Menurutnya, ketertarikan Grab untuk ikut mengembangkan destinasi wisata di danau Toba tidak terlepas dari peluang yang akan didapatkan di danau Toba dan kesuksesannya meraup pasar saat ini di kawasan sekitar danau Toba.

“Mereka yang menawarkan kepada kita. Kita sebenarnya sudah buat (perencanannya). Tinggal mereka menawarkan, boleh ngga kita masuk? Ya boleh,” ucap Luhut.

Dengan begini, Luhut meyakini kerja sama ini bakal berdampak semakin dikenalnya destinasi wisata prioritas di Indonesia. Apalagi pengguna aplikasi Grab mencapai jutaan orang.

Ditambahkan Luhut, tidak hanya Grab yang tertarik. Aplikasi Gojek juga disebutnya ikut tertarik dalam kerja sama di wisata di danau Toba ini.

Tentang Penulis: dafid

dafid
From Zero To Hero

News Feed