oleh

Edy Marah Ajak Seorang Demonstran Berkelahi di kantor Gubernur Sumut

Metro26.com, Medan –  Edy Rahmayadi Gubernur Sumut tampak kesal dengan seorang demonstran yang memegang ponsel dan memotret dirinya saat ia sedang bicara.

Hal tersebut terjadi saat Edy menerima perwakilan pengunjuk rasa yang menuntut evaluasi terhadap perubahan lahan yang menjadi kebun sawit di sumut,Jumat (8/2/2019).

Video ini pun beredar, terdengar Edy seakan mengajak pria tersebut berkelahi.

“Kau dengerin lah aku ngomong, kau ngomong aku dengerin. Ngapain kau foto aku, tak usah kau foto, kita kan ngomong ini. Atau kita usir orang ini semua berantam kita,” ucap Edy kepada pria tersebut dikutip dari tribunmedan.

Para pengunjukrasa diminta Gubernur Sumut untuk memberikan keterangan atas aksi yang dilakukanya di depan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan.

Massa yang didominasi oleh mahasiswa ini berunjukrasa, meminta kepada Edy Rahmayadi untuk segera melakukan evaluasi terhadap lahan-lahan yang selama ini telah diahli fungsikan menjadi perkebunan sawit.

Edy Rahmayadi berjanji mengusut tuntas permasalahan lahan tanah yang diahli fungsikan.

Semua lahan yang bermasalah akan segera dilakukan pembahasan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) termasuk juga wilayah Register 40.

“Nanti saya akan bahas dulu, saya akan panggil Dinas Kehutanan bila perlu Kementerian Kehutanan sekalian,” katanya.

Baca Juga:  Pelaku Jambret Diamankan, Setelah Sikat HP Seorang Ibu Pedagang di Sibolga Square

“Kenapa gak kau ributin tentang rigester 40 yang kau ributi. Seharunya gak itu yang kau angkat jadi judul. Kenapa ijeck aja yang kau apakan,” sambungnya lagi.

Merasa tidak senang dengan perkataan Edy, Indra Minka terlihat grasak-gresuk mendengar lontarannya.

“Gayamu aja udah kayak diatas gubernur. Kau ngomong aku sopan, giliran awak ngomong ntah kemana-mana kau lihat,” ujar Edy.

Lantaran kesal karena sudah tiga hari berturut-turut di demo oleh beberapa kalangan masyarakat, mahasiswa dan aktivis lingkungan.

Edy Rahmayadi akhirnya mengultimatum para perwakilan pengunjuk rasa.

“Kenapa gak kau demo orang Jakarta, kenapa kau demo sama aku. Bunyinya ini menjurus kepada Ijeck semuanya. Kau pasang spanduk itu di depan pintu, kau masukkan kendaraan jelek kau itu. Aku juga punya cara, jangan cara kau aja yang kau pikirin, cara aku gak kau pikirin,” katanya dengan suara meninggi.

Mantan Pangdam I/BB ini juga meminta kepada masyarakat selalu memberikan masukan dengan cara tidak berdemo karena menggangu aktivitas para pengguna jalan atau yang sedang bekerja.

“Kasih saya masukan jangan kau demo di depan itu. Hormat aku sama kau kalau masih masukan, kubayar kau, serius saya loh ini,” pungkasnya.(TM)

Sumber: Tribun Medan

Tentang Penulis: metro26.com

metro26.com
Media Online Masa Kini

News Feed