oleh

Bupati Bakhtiar Ingatkan Bahaya Narkoba pada Acara Pengajian Bulanan Pemkab Tapanuli Tengah

Metro26.com, Tapteng – Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) menggelar Pengajian Bulanan di Masjid Al-Ikhlas Pasar Sorkam Kecamatan Sorkam Barat, Jumat malam (27/09/2019). Acara ini dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Muslimin Hutapea, dilanjutkan Tausyiah oleh Ustad Ali Soman Nasution dan doa oleh Drs. H. Ngadiman KS.

Pada kesempatan itu, Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam sambutannya mengatakan bahwa pengajian ini merupakan pengajian rutin bulanan yang dilaksanakan oleh Pemkab Tapteng khususnya, aparatur yang beragama Islam. Bupati juga ingatkan bahaya narkoba dan upaya yang dilakukan dalam memberantas narkoba di Tapteng.

“Dengan banyaknya penyalahgunaan narkoba saat ini, masyarakat banyak kemalingan disebabkan oleh narkoba. Hal ini benar-benar dapat merusak pikiran dan masa depan generasi bangsa. Mulai 1 Januari 2020 akan ada Peraturan Desa/Kelurahan terkait hal itu. Isinya, barang siapa yang ketahuan pengedar narkoba yang tertangkap dan diproses hukum akan diusir dan tidak dapat kembali seumur hidup ke Tapanuli Tengah. Dan barang siapa pemakai narkoba yang diproses hukum akan diusir dari Tapanuli Tengah, tidak dapat kembali ke kampung halamannya selama 15 tahun. Ini akan kita umumkan di berbagai tempat termasuk di tempat-tempat ibadah dan lainnya. Narkoba ini kondisinya darurat, semua lapisan orang dapat terkena atau terlibat narkoba. Bahaya narkoba tidak memandang usia,” sebut Bupati Tapteng.

Baca Juga:  Dor! Polisi Tembak Rampok di Tangga Seratus

Bupati Tapteng juga mengatakan bahwa pada tanggal 2 Oktober 2019 bersama Forum Koordinasi Umat Beragama (FKUB), MUI, BKAG, dan berbagai Organisasi Agama akan mengadakan deklarasi terkait narkoba.
Bupati mengingatkan kepada msyarakat agar disampaikan bahwa peraturan ini tidak ada dispensasi. Narkoba tidak hanya merusak generasi bangsa, namun narkoba juga dapat merusak sosial ekonomi masyarakat. Bupati juga yakin bahwa Pihak Berwajib mendukung kebijakan memerangi narkoba ini serta memohon dukungan dari seluruh komponen masyarakat.

“Kita telah menutup semua tempat maksiat yang ada di Tapanuli Tengah. Kemarin, kita telah mengamankan 8 orang Wanita Rawan Sosial dan satu orang diantaranya positif HIV. Untuk itu, mari tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita, di masjid-masjid aktifkan pengajian. Sekarang kita sedang membangun berbagai infrastruktur, termasuk jalan. Mari kita dukung Pemkab Tapanuli Tengah mewujudkan visi dan misi untuk kesejahteraan masyarakat Tapanuli Tengah,” pungkasnya.

Turut hadir pada acara itu, Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul, Sekretaris Daerah, Staf Ahli dan Asisten, Pimpinan OPD dan Camat se-Kabupaten Tapanuli Tengah, Forkopimka Sorkam Barat, dan Masyarakat.

Tentang Penulis: metro26.com

metro26.com
Media Online Masa Kini

News Feed