oleh

Begini Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

-News, Teknologi-12 views

Metro26, Batan – Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). PLTN merupakan salah satu pembangkit listrik energi baru dan terbarukan serta ramah lingkungan.

Dengan segala kontroversinya, pembangkit listrik tenaga nuklir memiliki teknologi yang mutakhir dan aman. Tapi, tahukah kamu bagaimana PLTN menghasilkan listrik?

Supaya kamu tidak penasaran, berikut metro26 berikan ulasan bagaimana PLTN bekerja.

1. Komponen Utama PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NUKLIR

Sebelum jauh membahas cara kerja dari PLTN, kamu perlu ketahui komponen-komponen terpenting dari PLTN. Tentu saja PLTN memerlukan teknologi yang mutakhir yang mendukung.

PLTN memiliki beberapa komponen utama yang harus dimiliki, yaitu reaktor nuklir, turbin, pompa, kondensor, cooling tower, bejana tekan, dan generator.

Berbeda dengan pembangkit listrik yang lainnya dimana PLTU menggunakan boiler sedangkan PLTN menggunakan reaktor untuk memanaskan air hingga menghasilkan uap air.

2. Tipe-tipe Reaktor

Selanjutnya, reaktor nuklir memiliki berbagai tipe tergantung dari kebutuhan dari PLTN. Reaktor fisi nuklir dikelompokkan ke dalam reaktor thermal dan rekator cepat.

Reaktor thermal memiliki beberapa jenis, yaitu Light water reactor (LWR), Boiling water reactor (BWR), Pressurized water reactor (PWR), Advanced gas-cooled reactor (AGR), dan sebagainya.

Ada sekitar 450 reakor fisi nuklir beroperasi diseluruh dunia. Dimana 88 diantaranya berada di Amerika Serikat.

3. Memiliki Prinsip Kerja yang Hampir Sama dengan Pembangkit Listrik Konvensional

Tahukah kamu pada dasarnya PLTN beroperasi sama seperti pembangkit listrik konvensional, hanya saja berbeda pada cara membangkitkan panas untuk menghasilkan uap.

Baca Juga:  Kapolri: Satu Bulan Kasus Tak Terungkap, Kapolres Diganti

Pembangkit listrik konvensional menggunakan bahan bakar fosil untuk menghasilkan panas, sedangkan PLTN menggunakan uranium sebagai bahan bakar untuk menghasilkan panas dengan proses reaksi fusi.

Dimana panas yang dihasilkan tersebut digunakan untuk membangkitkan uap di dalam reaktor nuklir. Uap itu digunakan untuk menggerakkan turbin. Kemudian turbin menghasilkan energi mekanis untuk memutar poros yang terhubung dengan generator. Dan generator menghasilkan listrik.

Untuk lebih jelasnya kamu dapat tonton video di bawah ini!

4. Reaksi Fisi Inti Uranium

Panas untuk membangkitkan uap di dalam PLTN didapatkan dari reaksi fusi atau pembelahan inti. Yang telah kamu ketahui, inti atom memiliki tiga muatan yaitu proton, elektron, dan nuetron.

Bermula dari sebuah partikel neutron yang berhasil masuk ke dalam inti atom bahan bakar (Uranium), maka inti Uranium akan menjadi tidak stabil dan mengakibatkan pembelahan. Hasil pembelahan ini adalah dua sampai tiga buat neutron baru dan energi. Reaksi itu terus terjadi hingga terbentuk reaksi berantai.

Berbeda denga bom atom, reaksi berantai yang terjadi dapat terkendali menggunakan bahan kendali berupa cadmium. Berguna untuk menstabilkan dan mengendalikan reaksi berantai yang terjadi.(D).

Sumber:www.batan.go.id |

www.interestingengineering.com

 

Tentang Penulis: dafid

dafid
From Zero To Hero

News Feed