oleh

Cegah Tawuran Warga Seorang Anggota Polisi di Sibolga Dianiaya

Sibolga, News – Maman S Lubis Seorang anggota Polisi di Sibolga Dianiaya saat berupaya mencegah terjadinya tawuran antara dua kelompok warga di Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Sumatera Utara pada Senin (3/6/2019).

Kepala Subbagian Humas Polres Sibolga, Iptu R Sormin mengatakan, penganiayaan itu berawal ketika Maman yang tengah berpatroli di Desa Pancuran Gerobak, mendapatkan informasi anggota Polisi di Sibolga Dianiaya akan adanya dua kelompok warga yang sudah menyiapkan diri untuk tawuran.

Loading...

Mendapatkan informasi itu, Maman yang merupakan petugas Bhayangkara Pembina Kemananan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di kelurahan tersebut lantas datang ke dua lokasi yang disebutkan menjadi tempat tawuran warga. Yakni di Jalan Santeong dan Jalan Tenggiri.

Di Jalan Santeong, Maman menemukan kelompok pemuda yang akan tawuran dan langsung meminta mereka untuk membubarkan diri. Upaya itu pun berlangsung tanpa perlawanan.

Baca Juga:  Peduli Kemanusiaan, DPD KNPI Tapteng Bantu Korban Kebakaran

Namun berbeda dengan di Jalan Tenggiri. Di sana Maman harus terlibat kejar-kejaran dengan kelompok pemuda yang akan tawuran. Salah seorang pemuda yang belakangan diketahui berinisial ES bahkan sempat protes dan bertanya kenapa Maman mengejar warga.

“Kala itu Maman menjawab “Kalau terjadi tawuran, kamu mau tanggungjawab?”. Diduga ES tersinggung dengan jawaban tersebut hingga dia akhirnya memukul bagian kepala belakang anggota kita dengan tangan kosong hingga anggota kita terjatuh. Kasus pemukulan itu kemudian di laporkan ke Polisi,”ujar Iptu R Sormin.

Setelah menerima laporan Maman, personel Polres Sibolga kemudian mengejar ES. ES pun ditangkap dan dijebloskan ke tahanan Polres Sibolga.

“Kini tersangka ES mendekam di RTP polres Sibolga. Dia kita jerat dengan Pasal 170 Jo 351 ayat (1) dan 55 Jo 351 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan,”tukasnya.(r)

News Feed