oleh

Pemko Sibolga Luncurkan Website Layanan Pengaduan Masyarakat (SIAYU)

Metro26.com, Sibolga – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga terus berupaya memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan meluncurkan website layanan online pengaduan masyarakat yang dinamakan “Sistem Informasi Administrasi Pengaduan SIP K2 (SIAYU)”.

Website layanan pengaduan masyarakat ini dapat diakses dengan cara membuka browser lalu menggetik http://sipk2.sibolgakota.go.id/siayu//.
Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Pemerintah Kota Sibolga, Denni Aprilsyah Lubis, mengatakan setelah website itu terbuka, masyarakat selanjutnya dapat mengisi kolom dalam laman yang berisi, nama (pilih Kecamatan/Kelurahan tujuan), Email, Topik Keluhan, Keluhan Anda, Berapa hasil perhitungan ini dan Kirim Keluhan.

Loading...

Namun sebelumnya dengan terlebih dahulu mengklik “kunjungi cs” berwarna biru yang berada di bagian atas dari kolom keluhan.

“Untuk melihat status keluhan, dapat di cek di kolom bagian bawah dari kolom isian keluhan dengan cara mengisi terlebih dahulu id complain,” kata Denny, Rabu (6/2).

Menurut Denni, peluncuran website ini adalah sebagai salah satu bagian dari visi dan misi Pemko Sibolga yang senantiasa berupaya dan berusaha untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakatnya.

Dengan diluncurkannya website ini masyarakat Kota Sibolga tidak perlu lagi berpolemik di media sosial (Medos) atas persoalan yang ada. Tapi persoalan yang ada tersebut menjadi tuntas dengan cepat dan tepat.

“Maka jika ada keluhan terkait kinerja Kecamatan/Kelurahan/Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Sibolga, silahkan sampaikan melalui website tersebut. Petugas Pemko https://metro26.com/tag/sibolga/Sibolga akan langsung proses kepada OPD terkait,” ungkapnya.

Layanan pengaduan berbasis website yang dikelola bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Pemko Sibolga ini diharapkan dapat membantu masyarakat Kota Sibolga. Terlebih website ini juga berfungsi sebagai sistem informasi penilaian Kecamatan dan Kelurahan yang notabene adalah Tupoksi dari bagian Tapem.

“Jadi, masyarakat tidak perlu lagi berpolemik di medsos. Mari gunakan website ini,” pungkas Denni.(r)

Loading...