oleh

Gempa Hari Ini, Berkekuatan 5,3 SR dan 6 SR Guncang Mentawai

Metro26.com,Mentawai – Dua gempa beruntung mengguncang wilayah Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat hari ini, Sabtu (2/2/2019) sore.

Dikutip dari akun resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), @infoBMKG, gempa pertama berkekuatan 5,3 Skala Richter terjadi pada pukul 16.03 WIB.

Loading...

Pusat gempa berada di laut,106 km tenggara Kepulauan Mentawai dengan kedalaman 10 km.

BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Getaran gempa ini dirasakan di Padang, Painan dengan skala II MMI dan Kepulauan Mentawai dengan skala II-III MMI.

Tidak berselang lama, gempa kembali terjadi dengan skala lebih besar.

Gempa kedua ini terjadi pukul 16.27 WIB berkekuatan 6 SR.

Gempa kedua ini berpusat di 117 km tenggara Kepualuan Mentawai dengan kedalaman 17 km.

BMKG menyatakan gempa kedua tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

Sumber:Tribunnews.com