oleh

Lumba-Lumba Cantik Biru Putih di Labura Mati

Metro26.com, Labura – Dua ekor lumba-lumba yang menampakkan diri di sungai Kualuh, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Minggu (27/1/2019), buat warga penasaran.

Kerena sebelumnya tidak pernah ada kejadian seperti ini, Kehadiran dua hewan mamalia itu sontak menggegerkan masyarakat di dekat Sungai Kualuh.

Kabar adanya lumba-lumba di Sungai Kualuh membuat warga berbondong-bondong memadati bantaran sungai, untuk melihat lumba-lumba itu memunculkan diri kepermukaan.

Lumba-lumba yang memiliki warna tubuh biru dan putih ini, memiliki benjolan di kepala, serta moncong yang percis seperti ikan lumba-lumba.

Kedua ekor ikan langka itu terus meliuk-liuk dari hulu ke hilir.

Warga yang menyaksikan atraksi kedua hewan air tawar ini pun bersorak sorai layaknya seperti sedang menyaksikan atraksi sirkus.

Bukan takut, kedua ekor jenis mamalia itu justru seperti hendak menunjukkan kebolehannya dalam ber atraksi di Sungai Kualuh tersebut.

Semakin banyak masyarakat yang ramai bersorak menyaksikan aksi ikan itu, ikan itu pun semakin lincah meliuk-liuk menampakan dirinya.

Baca Juga:  RDP Terkait KM Mega Top III Yang Difasilitasi DPRD Sibolga, Kuasa Hukum Sinarmas Tolak Tuntutan, Keluarga Akan Lakukan Gugatan

Momen penampakan kedua ikan itu pun menjadi sasaran bidikan kamera seluler warga.

Ada yang memfoto serta merekam setiap gerak-gerik ikan langka itu.

Sesekali warga memanggil lumba-lumba itu dengan siulan, agar ia muncul ke pemermukaan.

Ada pula masyarakat yang sengaja menaiki perahu untuk bisa melihat lumba-lumba itu dari jarak dekat.

“Satu lumba-lumba ditemukan Mati

Malam ini 30/01/19 jelang isya Misteri perginya satu ekor lumba lumba dari kemarin akhirnya terjawab sudah, ternyata lumba lumba yang putih/besar sudah mati di temukan warga, Dedi di pertapaan, tepatnya di bawah lokasi pertama kali ditemukan lumba lumba di dusun Parlabian desa Kuala Beringin kec.Kualuh Hulu Kab.Labuhanbatu Utara, Sumut.

Kemudian oleh warga ini dibawa ke Pante 1 untuk memudahkan evakuasi

Terlihat kades Kuala Beringin, Edi Masyur Pane ada di lokasi bersama warga

Sangat disayangkan kejadian ini.

Lalu apakah yang satu lagi yang msih ada di lokasi mau dibiarkan hinggamati ?????.” tulis akun facebook Laburaku.

Dalam video dan foto yang beredar, ikan tersebut tampak mengambang, dan para warga mencoba menyiram-nyiramkan air.

Baca Juga:  Wahyuni Penderita Pembengkakan Pembuluh Darah di Tapanuli Tengah Butuh Bantuan Dermawan

Para warga yang mengetahui matinya ikan ini pun langsung berbondong-bondong untuk melihat ikan-ikan ini.

Hingga ada himbauan supaya para warga menghindar. “Tolong dulu saudara-saudara, tolong dulu menghindar, karena sudah membau, takutnya ada penyakit-penyakit,” ujar seseorang dalam video.

Sementara para warganet pun memberikan beragam komentar atas matinya lumba-lumba ini. Kebanyakan para warga kecewa atas matinya ikan tersebut..

Bahkan ada yang memberikan komenatar bahwa pihak yang terkait atas keselamatan lumba-lumba ini hanya makan gaji buta.

“Dinas terkait diindonesia terlalu lambat,cuma mkn gaji buta.sudah jelas nampak didpn mata knp dibiarin sampai mati,” tulis akun Facebook Udin Casper

Kasubbag Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara, Andoko Hidayat tidak mau memberikan komentar karena belum mengetahui kematian ikan tersebut.

“Oh tunggu dulu. Saya pastikan dulu,” ujarnya melalui sambungan telepon, Rabu malam (30/1/2019) (T)