oleh

Wajid Kamu Tau, Ini Alasannya Mengapa Anak Perlu Minum Susu

Metro26.com | Kesehatan – Minum susu memang dianggap menyehatkan tubuh, terutama bagi anak yang tengah berada di masa pertumbuhan. Tapi, apa sebenarnya alasan mengapa anak Anda perlu minum susu?

Susu merupakan salah satu bahan yang sering kali dibeli untuk dijadikan minuman atau sebagai bahan dasar membuat makanan tertentu. Terlebih lagi bagi Anda yang sudah memiliki anak, belanja susu bisa jadi salah satu tujuan ke supermarket.

Mengenai budaya konsumsi susu, dr. Alberta Jesslyn Gunardi, BMedSc Hons., dari KlikDokter berpendapat.

“Kebiasaan minum susu amat baik bagi kesehatan karena susu kaya akan nutrisi. Minuman ini juga dapat menjaga kebutuhan cairan tubuh, karena 87 persen kandungannya adalah air,” paparnya.

Selain yang telah disebutkan oleh dr. Jesslyn tersebut, apa saja manfaat yang bisa diperoleh si Kecil apabila rajin minum susu?

Meski di Indonesia budaya minum susu cukup sering digalakkan, namun hingga kini masih terdapat anak-anak yang tidak menyukai susu.

“Vitamin A baik untuk mata dan vitamin C merupakan antioksidan bagi tubuh. Sedangkan vitamin B bermanfaat bagi metabolisme karbohidrat, protein dan lemak, dan vitamin B12 berpengaruh terhadap fungsi darah. Terakhir, vitamin D dan K sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang,” jelasnya.

Baca Juga:  Perluas Jaringan, PGN Luncurkan 32 Unit Gaslink Truck

Perlu diketahui bahwa anak yang minum susu cenderung tidak akan mengonsumsi minuman kurang bergizi lainnya, misalnya seperti soda. Itulah sebabnya, balita di atas usia 1 tahun harus minum susu sapi segar jika bebas dari alergi susu.

Anak-anak yang kelebihan berat badan pun dapat beralih ke susu rendah lemak agar dapat menyesuaikan dengan kestabilan bobot tubuhnya. Perlu diingat juga bahwa balita yang menyusu dua hingga tiga kali sehari belum perlu mengonsumsi susu tambahan.

Tapi ingat, jika hendak memberikan susu, pastikan adanya seluruh kandungan vitamin dan mineral di atas.

Jika anak-anak Anda tidak minum susu, Anda dapat menggantinya dengan kelompok makanan olahan susu, seperti keju dan yoghurt atau makanan lain yang kaya akan kalsium dan vitamin D.

Bahkan, jika anak-anak Anda minum susu, mereka mungkin juga perlu mengonsumsi beberapa makanan lain yang kaya kalsium dan vitamin D untuk mencapai kebutuhan vitamin D harian anak yang direkomendasikan sebesar 600 IU per hari.

Perlu Anda ingat bahwa memberikan terlalu banyak susu kepada anak bukanlah ide yang bagus. Selain kalori ekstra yang dapat membuat berat badan melonjak, terlalu banyak minum susu juga meningkatkan risiko anemia alias kekurangan darah akibat defisiensi zat besi.

Baca Juga:  Joko Widodo Deklarasi Ma'ruf Amin Jadi Cawapres

Selain itu, jika anak Anda memiliki alergi susu, maka dia tidak boleh minum susu atau mengonsumsi produk-produk terkait. Untuk menggantinya, beralihlah ke sumber makanan yang tidak mengandung susu untuk mendapatkan cukup kalsium dan vitamin D dalam makanan mereka.

Kondisi yang lebih umum menimpa daripada alergi susu adalah intoleransi laktosa terhadap kandungan susu yang menyebabkan kondisi seperti buang gas berlebih, diare, sakit perut, mual, dan kembung. Ini terjadi ketika si Kecil minum terlalu banyak produk susu.

Jadi, bila anak Anda memiliki masalah alergi susu atau intoleransi laktosa, lakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui kondisi anak yang sebenarnya. Dengan demikian, Anda pun dapat lebih mengetahui cara untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D hariannya.

Faktanya, minum susu memang menyehatkan tubuh sekaligus berguna untuk mendukung pertumbuhan anak menjadi lebih optimal. Jadi, bila si Kecil tidak memiliki masalah terhadap produk susu, biasakan anak minum susu setiap hari guna memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.